• Phone: (021) - 357 60434
  •  info@hr-qu.com
Awesome Image

Job Analysis & Job Description

Analisis Jabatan

Job analysis atau analisa jabatan merupakan bagian yang sangat penting dari sistem pengelolaan sumber daya manusia dalam suatu organisasi. Perencanaan SDM (Sumber Daya Manusia), perkembangan dan restrukturisasi organisasi, quality improvement, desain jabatan, pelatihan, pengembangan karir, sitem remunerasi, sistem penilaian prestasi kerja, dan lain-lain semuanya harus berdasarkan pada hasil dari analisa jabatan. Analisis jabatan adalah suatu proses secara sistematis untuk memperoleh data jabatan, mengolahnya menjadi informasi jabatan yang akan dipergunakan untuk berbagai program kelembagaan, ketatalaksanaan dan manajemen sumber daya manusia...

Awesome Image

Job Evaluation

Job Evaluation

Job evaluation adalah proses menganalisis dan menilai suatu jabatan secara sistematik untuk mengetahui nilai relatif bobot berbagai jabatan dalam suatu organisasi. Hasil akhir dari proses job evaluation adalah job weight (bobot jabatan/pekerjaan). Faktor utama dalam melakukan job evaluation adalah menentukan "factor compansable", dimana berdasarkan penentuan faktor compansable tersebut dapat dilakukan penilaian secara relatif satu jabatan/pekerjaan dengan jabatan/pekerjaan yang lain). Dengan mengetahui bobot jabatan/pekerjaan maka dengan mudah pihak manajemen akan mempunyai tolok ukur baku untuk menetapkan imbal jasa atas suatu...

Awesome Image

Salary Structure, Base Pay, Variable Pay, & Benefit Scheme

Kompensasi atau imbal jasa bagi karyawan adalah masalah yang selalu hangat dan menarik untuk dibicarakan dan dikaji sampai kapanpun. Tujuan pemberian kompensasi adalah untuk menarik, memotivasi dan mempertahankan karyawan terbaik untuk tetap berada di perusahaan/organisasi dan tidak pindah ke organisasi lain. Untuk itu perusahaan berlomba lomba untuk menyususun system kompensasi atau imbal jasa yang adil, kompetitif, tidak bertentangan dengan hukum dan undang-undang yang berlaku serta sesuai dengan kemampuan perusahaan. Bagaimana cara menentukan skema dan komponen gaji tersebut? Berapa besaran gaji pokoknya? Jenis tunjangan apa saja yang dimasukkan? Bonus dan insentif nya bagaimana? Bagaimana dengan benefit dan fasiltas yang diberikan?. Perusahaan/organisasi tentunya..

Awesome Image

Performance Management System

Performance management adalah suatu kegiatan dimana organisasi mendapatkan informasi tentang seberapa baik seorang pegawai mengerjakan pekerjaannya, sehingga setiap karyawan akan terukur kualitas dan kuantitas hasil kerjanya. Performance management merupakan proses yang terus menerus, bukan hanya satu kejadian saja, dimana para atasan memastikan bahwa aktifitas dan hasil akhir kinerja para pegawai sesuai dengan tujuan/target organisasi. Dengan demikian melalui performance management system tujuan organisasi dapat dicapai. Performance management adalah pengelolaan kinerja karyawan. Kinerja karyawan harus dikelola dengan baik sejak awal, yaitu direncanakan, dikontrol dan dievaluasi sehingga hasil kerja karyawan bukanlah hal yang mengejutkan di akhir periode tertentu. Ada tiga komponen penting dalam Performance Management System yaitu...

Awesome Image

Salary Review/Peninjauan Gaji

Ketika karyawan telah bekerja secara produktif sehingga memberikan kontribusi yang nyata kepada perusahaan dan perusahaan menghasilkan keuntungan yang signifikan maka sudah selayaknya perusahaan memberikan penghargaan dengan melakukan peninjauan gaji (salary review). Namun akan berlaku sebaliknya, jika karyawan tidak bekerja produktif sehingga kontribusinya rendah terhadap perusahaan maka sudah selayaknya pula kalau penghargaan yang diberikan perusahaan kepada karyawan juga rendah. Gaji karyawan bisa naik melalui beberapa cara tergantung strategi dan kebijakan yang ditetapkan oleh perusahaan. Pada umumnya ada 2 cara dalam yaitu kenaikan yang bersifat umum (general increase) yang bertujuan untuk mempertahankan daya beli karyawan terkait dengan adanya inflasi...

Awesome Image

Competency Base HRM

Dalam pendekatan sistem manajemen SDM konvensional seringkali terjadi ketidak akuratan dalam melakukan pengukuran dan prediksi pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen SDM. Sebagai salah satu contoh masalah rekrutmen dan seleksi. Dengan menggunakan pengukuran psikologi yang sudah terstandarisasi karyawan yang dinilai mempunyai potensi yang baik dan diramalkan akan berhasil dalam pekerjaannya kelak ternyata hasilnya belum tentu seperti prediksi tersebut Begitu juga karyawan yang hasil pengukuran psikologisnya biasa-biasa saja ternyata belum tentu menjadi karyawan dengan prestasi dan kinerja yang biasa-biasa saja. Kelemahan-kelemahan pendekatan system manajemen SDM konvensional dapat diatasi jika perusahaan menerapkan sistem manajemen SDM berbasis kompetensi...

Awesome Image

Analysis Beban Kerja

Dalam menghadapai kondisi perekonomian Indonesia yang tidak menentu maka perusahaan harus melakukakan langkah-langkah yang tepat antara lain melakukan efisiensi, meningkatkan produktifitas, menekan biaya produksi dan lain sebagianya. Profesional HRD dituntut agar mampu mengatasi situasi tersebut. Dengan adanya tuntutan untuk melakukan efisiensi, peningkatan produktivitas dan penekanan biaya produksi maka perusahaan harus melakukan optimalisasi sumber daya yang digunakan dalam mencapai target yang telah ditetapkan.Terkait dengan optimalisasi sumber daya, hal yang sering dilakukan oleh suatu...